Thursday, September 28, 2017

Keuangan PLN Terancam, 4 Bank dan 5 Emiten Tambang dan Gas Ini akan Terdampak

Keuangan PLN Terancam, 4 Bank dan 5 Emiten Tambang dan Gas Ini akan Terdampak


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mengungkapkan kekhawatirannya terhadap utang jatuh tempo dan kebutuhan dana dalam jumlah besar PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk ekspansi. Sejumlah kalangan berpendapat beban kebutuhan dana besar PLN akan berpengaruh terhadap perusahaan mitra (counterparts)nya di sektor bank dan komoditas.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia, Robertus Yanuar Hardy, menjelaskan sebenarnya hal yang dikhawatirkan Sri Mulyani adalah risiko gagal bayar (default) obligasi dan sukuk ijarah PLN yang jatuh tempo tahun depan. Meskipun, utang bank yang akan jatuh tempo juga sama besarnya.

Tetapi, lanjutnya, utang bank perseroan sebagian besar merupakan fasilitas dari bank Cina dengan tenor panjang dan bunga rendah. “Sisanya dari bank BUMN yang menurut kami masih bisa dikompromikan bunga dan tenornya,” kata Robertus kepada Bareksa di Jakarta, Kamis, 28 September 2017.

No comments:

Post a Comment

Reminder Corporate Action

Reminder Corporate Action Jumat, 7 Desember  2018 1. Public Expose: PNBS, PTIS 2. Cum Date Right Issue: IKAI 66 saham lama akan mendap...